Crypto


Garis Besar Perubahan Penggunaan Mata Uang

  • Menggunakan sistem barter sebagai fungsi Uang
  • Menggunakan bahan material Logam sebagai Uang sekitar tahun 5000 tahun masehi
  • Menggunakan Uang kertas dengan sistem bank tradisional
  • Uang digital untuk transaksi online

Kebanyakan orang menyimpan uang di Bank, dengan sistem bank saat ini, akan memproduksi uang dengan dengan sistem Federal Reserved, saat itulah terbentuk ide untuk membuat uang digital dengan sistem Blockchain.

Pada tahun 2008, sebuah kelompok atau seseorang menciptakan Bitcoin pertama, dengan tujuan memiliki uang pribadi mereka dan tidak bisa dilacak oleh pemerintah dan berbagai macan institusi jadi mereka ingin menjadi pemilik dari hidup mereka sendiri. Dengan ide semacam inilah berbagai macam uang crypto bermunculan.

3 Besar Uang Crypto

Bitcoin

Pada tanggal 31 Oktober 2008, buku putih yang diterbitkan oleh Satoshi Nakamoto yang secara resmi berjudul, Bitcoin: Sistem Uang Elektronik Peer-to-Peer, menggambarkan sebuah novel, jaringan peer-to-peer yang tidak berubah dan terdesentralisasi yang dapat melacak dan memverifikasi transaksi juga mencegah peng-gandaan, dan menghasilkan catatan transparan bagi siapa saja untuk memverifikasi dalam waktu singkat.

Ripple

Didirikan pada 2012 di San Francisco, California. Ripple adalah sistem penyelesaian bruto real-time, memiliki metode yang sama dalam pertukaran mata uang dan jaringan pengiriman uang namun dibuat oleh Ripple Labs Inc., sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di AS. Buku besar atau yang dikenal dengan ledger menggunakan cryptocurrency asli desentralisasi yang dikenal sebagai XRP, yang pada September 2018 adalah koin terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar.

Ethereum

Didirikan oleh VItalik Buterin & Gavin Wood pada tahun 2015, Ethereum adalah platform komputasi terdistribusi berbasis open source, publik, dan sistem operasi yang menampilkan fungsionalitas kontrak pintar. Ini mendukung versi modifikasi dari konsensus Nakamoto melalui transisi negara berbasis transaksi.

ICO atau Intial Coin Offering

Pada tahun 2017, adalah tahun Uang Crypto booming, atau meledak, istilah terkenal pada saat itu adalah ‘going to the moon’. Bitcoin pada saat itu menembus hingga harga IDR 280 Juta/ 1 bitcoin. Kemudian gelembung trend ini meledak!

Dalam trend yang meningkat, muncul ratusan yang menjadi alternative coin. Startup yang sedang mengumpulkan dana, tidak menawarkan saham seperti halnya sebuah perusahaan, tetapi mereka menawarkan hanya token, value dan ide dalam bentuk whitepaper. Sebulan kemudian disaat melambungnya harga Bitcoin, alt coin juga mengalami peningkatan harga yang signifikan.