Apa itu M2?

Ukuran pasokan uang yang digunakan oleh berbagai bank sentral. Dalam Sistem Cadangan Federal (Federal Reserved System), M2 mencakup semua mata uang fisik baik uang kertas dan koin yang beredar dan rekening giro, dan rekening tabungan, sertifikat deposito hingga $ 100.000 (atau yang setara), dan rekening pasar uang. Jika semua jumblah uang ini dihitung, jumblah itulah yang dinamakan M2. M2 diawasi dengan cermat sebagai indikator jumlah uang beredar dan inflasi di masa depan, dan sebagai indikator dalam pembuatan kebijakan moneter bank sentral

Perbedaan Kecil dalam Pengertian M2 di setiap Negara

Bank Sentral Eropa mendefinisikan M2 sebagai mata uang agregasi dalam sirkulasi, deposito jangka pendek, deposito berjangka waktu hingga dua tahun, dan deposito yang dapat ditebus dengan pemberitahuan hingga tiga bulan.

Bank-bank sentral Jepang, India, dan Selandia Baru memiliki definisi yang mirip dengan (tetapi tidak persis sama dengan) Federal Reserve. Sementara bank sentral yang berbeda memiliki definisi M2 yang sedikit berbeda, semua termasuk uang yang saat ini beredar dan uang yang kemungkinan besar akan beredar. Oleh karena itu, ini adalah ukuran paling umum yang digunakan dalam meramalkan inflasi.

Memahami M2

M2 adalah klasifikasi uang yang lebih luas daripada M1, karena termasuk aset yang sangat likuid tetapi tidak tunai. Seorang konsumen atau bisnis biasanya tidak menggunakan simpanan tabungan dan komponen M2 non-M1 lainnya ketika melakukan pembelian atau membayar tagihan, tetapi dapat mengubahnya menjadi uang tunai dalam waktu yang relatif singkat. M1 dan M2 terkait erat, dan para ekonom ingin memasukkan definisi M2 yang lebih luas ketika membahas jumlah uang beredar, karena ekonomi modern sering melibatkan transfer antar jenis akun yang berbeda. Misalnya, bisnis dapat mentransfer $ 10.000 dari akun pasar uang ke rekening gironya. Transfer ini akan meningkatkan M1, dan tidak termasuk dana pasar uang lagi, sambil menjaga M2 tetap stabil, karena M2 mengandung akun pasar uang.

Jumlah Uang Beredar

M2 sebagai ukuran jumlah uang beredar adalah faktor penting dalam peramalan masalah seperti inflasi. Inflasi dan suku bunga memiliki konsekuensi besar bagi perekonomian secara umum, karena ini sangat memengaruhi lapangan kerja, pengeluaran konsumen, investasi bisnis, kekuatan mata uang, dan neraca perdagangan. Di Amerika Serikat, Federal Reserve menerbitkan data pasokan uang setiap Kamis pukul 4.30 malam, tetapi ini hanya mencakup M1 dan M2. Data deposito berjangka besar, dana pasar uang institusi dan aset likuid besar lainnya diterbitkan setiap triwulan, dan dimasukkan dalam pengukuran pasokan uang M3

Perubahan Jumlah Uang Beredar

Di Amerika Serikat, mandat ganda Federal Reserve adalah untuk menyeimbangkan pengangguran dan inflasi. Salah satu caranya adalah dengan memanipulasi jumlah uang beredar M2. M2 memberikan wawasan penting ke arah, ekstremitas, dan kemanjuran kebijakan bank sentral. M2 telah tumbuh seiring dengan ekonomi, naik dari $ 4,6 triliun pada Januari 2000 menjadi $ 14,5 triliun pada Januari 2019. Pasokan tidak pernah menyusut dari tahun ke tahun (YOY) di titik mana pun pada periode itu. Pertumbuhan paling ekstrem terjadi pada September 2001, Januari 2009 dan Januari 2012, ketika tingkat ekspansi M2 mencapai 10%. Periode dipercepat ini bertepatan dengan resesi dan kelemahan ekonomi, di mana kebijakan moneter ekspansif digunakan oleh bank sentral.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *